Senin, 19 Maret 2012

Kelangkaan BBM dan Pemabatasan BBM Terhadap Kenaikan BBM

Sudut pandang : Politis dan Ekonomi

I. PENDAHULUAN

Dalam tugas ini, saya akan membahas pembatasan atau kenaikan BBM. Banyak masayarakat yang khawatir atas kenaikan harga BBM. Mungkin masalah ini belum tuntas karena belum ada kebijakan dari pemerintah dan banyak masyarakat yang menunggu keputusan pemerintah. Tentunya banyak di antaranya masyarakat kecil yang merasa resah dengan kebijakan pemerintah. Karena ia merasa dirugikan.

Pembatasan BBM bersubsidi akan memicu penyusutan konsumsi normal dan menyebabkan kelangkaan. Bisa saja kelangkaan BBM tersebut tidak terjadi, tetapi harganya di naikkan dan mungkin bagi masyarakat yang mampu itu masih dapat terjangkau harganya. Namun tidak dengan masyarakat kecil. Untuk makan saja terkadang belum mencukupi, apalagi jika BBM dinaikkan.

Ada pilihan yang menjadi kebijkan pemerintah, karena di picu dengan harga minyak dunia terus meningkat, sementara ketergantungan dengan minyak import tidak bisa di bendung.

II. ISI

Menanggapi pemabatasan atau kenaikan BBM tersebut, Badan Pekerja Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP) mengatakan, seharusnya pemerintah jangan tergantung dengan rencana kebijakan yang tidak populis itu. Dan juga seharusnya mendorong penggunaan energi alternatif sehingga tidak tergantung pada BBM jenis itu.

Banyak anak bangsa yang bisa menciptakan sumber energi, seperti energi panas matahari atau panas bumi. Dan tinggal bagaimana dapat kebijakan dari pemerintah untuk serius mendukung penerapan energi alternatif secara harga yang terjangkau. Menyikapi malah tersebut, pemerintah harus bersikap bijak dan mencari solisu lain.

III. PENUTUP

Kesimpulan :

Jika kenaikan BBM akan jadi dilakukan oleh pemerintah maka akan mengakibatkan dampak buruk seperti kenaikan sembako. Negara ini masih banyak masyarakat kecil. Seharusnya pemerintah dapat menganalisa keadaan ekonomi masnyarakat di negara ini. Contohnya saja beras, itu adalah salah satu kebutuhan pokok masyarakat negara ini. Beras dan BBM adalah menjadi pusat pertahanan ekonomi dalam negara ini.

Pilihan yang terkait dengan BBm bersubsidi yang kini digulirkan pemerintah, di khawatirkan menjadi kebijkan politis. Pemerintah sebelum membuat kebijakan harus mempertimbangkan berbagai aspek, bukan karena desakan politis dan lebih utama mempertimbangkan kepentingan masyarakat menengah kebawah.

Saran:

Sebaiknya pemerintah cepat mengatasi atau menindaklanjuti masalah pembatasan atau kenaikan BBM ini. Jangan sampai membuat masyarakat tergesah-gesah untuk menghadapi kenaikan tersebut. Lebih baik gunakan anak bangsa ini yang sudah bisa membuat energi alternatif.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar